Bagaimana Cara Mengalahkan Pencobaan

Latar Belakang dan Arti Kata “Pencobaan”:

  • Bahasa Grika “Peirasmos” digunakan untuk “pencobaan” (Mat 6:13, 1 Kor 10:13, Yak 1:13) dan “ujian” (Yak 1:12).
  • Arti kata:
  • Membuktikan dengan pengalaman baik atau pengalaman buruk.
  • Meneliti, menarik, disiplin, memeriksa, membuktikan, menguji, mencoba.
  • Adalah penting untuk membuat perbedaan di antara kedua arti dari satu kata tersebut.
  • Satu sisi, membawa orang kepada pencobaan (seringkali diterjemahkan menjadi pencobaan).
  • Setan adalah sumber dari segala keinginan dan perbuatan melawan Allah.
  • Dia adalah penggoda (Mat 4:3, 1 Tes 3:5).
  • Pada sisi yang lain, ini menyatakan sebuah ujian yang bertujuan kebangunan rohani (seringkali diterjemahkan dengan ujian).
  • Pendalaman Alkitab ini menyatakan “pengcobaan” dalam makna negatif.

Tujuan Pencobaan:

  • Merusak rencana dan keinginan Allah (Kej 3:4 – 5)
  • Menyimpangkan manusia dari jalan Allah (Yoh 10:10)
  • Menyangkal kekuasaan Allah dan lepas dari kuasa Allah.

Cara Dicobai:

  • Pencobaan mulai di hati dan pikiran, motif dan keinginan terdalam (Yak 1:14-15).
  • 1 Yoh 2:16 berbicara tentang tiga makna dasar dari pencobaan. – “Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.”
  • Keinginan daging
  • Keinginan mata
  • Keangkuhan hidup
  • Setan menggunakan cara ini untuk mencobai Adam dan Hawa di Taman Eden.
  • Keinginan mata – “Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya…” (Kej 3:6)
  • Keinginan daging – “… buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya…”
  • Keangkuhan hidup – “…menarik hati karena memberi pengertian (menjadi seperti Allah)…” (Kej 3:5 – 6).
  • Setan juga menggunakan cara yang sama mencobai Yesus di padang belantara. (Mat 4:1 – 11)
  • Keinginan daging – "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti." (Mat 4:3)
  • Keinginan mata – “Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya.” (Mat 4:8)
  • Keangkuhan hidup – “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku." (Mat 4:9).

Apakah pencobaan dosa? Apakah pencobaan termasuk dalam dosa?

  • Tidak, Yesus juga telah dicobai. (Mat 4:1 – 11).
  • Ibr 4:15 – “sebaliknya sama dengan kita, Ia (Yesus) telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.”
  • Setiap orang Kristen menghadapi berbagai macam pencobaan.

Mengapa begitu “mudah” jatuh ke dalam pencobaan?

  • Karena ada kesenangan di dalamnya.
  • Ibr 11:25 – “Karena ia (Musa) lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa.”
  • Kita rentan terhadap dosa karena kelemahan keberdosaan kita. (Kej 6:5)

Langkah-langkah apa untuk melawan atau bertahan terhadap pencobaan?

Persiapan:

  • Alkitab menyatakan pencobaan dan pergumulan melawan dosa sebagai medan pertempuran, kita harus berjuang melawan pencobaan dan jika kita ingin menang maka kita harus mempersiapkan diri dengan baik.
  • Bersiap untuk pertempuran. (Ef 6:11, 13 – 17).
  • Berjaga dan berdoa. (Mar 14:38).
  • Ingat bagaimana Yesus menggunkan firman Allah untuk menyerang dan mengalahkan tiga pencobaan di padang belantara. Kita tidak lebih hebat dari Yesus, jadi pelajari firman Allah. Selami firman Allah, pelajari, hafal. Ingat, bisa saja kita tidak membawa Alkitab ketika Setan menyerang kita dengan berbagai pencobaan.
  • Sadarlah dan berjaga-jagalah (1 Pet 5:8). (Karena pencobaan dapat datang dalam berbagi macam bentuk).
  • Iman yang teguh. (1 Pet 5:8-9).

Ketekunan dan Keteguhan:

  • Seringkali pertempuran membuat letih dan kita hamper menyerah. Kita tetap tekun, teguh dan terus melawan pencobaan.

Perencanaan (Strategi):

  • Ingat bahwa selalu ada cara untuk mengalahkan pencobaan.
  • 1 Kor 10:13 – “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”
  • Ada dua strategi yang saya temukan di dalam Alkitab ketika menghadapi pencobaan.
  • Bertahan atau Melawan
  • Yak 4:7: “Dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu.”
  • Ada waktu di mana kita perlu melawan atau bertahan terhadap pencobaan . Kita harus tetap teguh.
  • Menghindar
  • 2 Tim 2:22: “Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan…”
  • Ada waktu di mana kita harus menjauh, lari atau menghidar dari pencobaan.
  • Yusuf adalah contoh sempurna dari kedua metode di atas. Dia bertahan semampunya terhadap penggodaan istri Potifar tetapi ketika saatnya tiba untuk menghindar, dia berlari. (Kej 39:6-12)
  • Saya percaya, kadang-kadang kita membuat pilihan yang salah di mana kita menghindar ketika seharusnya melawan atau sebaliknya.

Aplikasi:

  • Apakah saya siap untuk bertempur?
  • Apakah saya sudah membuat persiapan? (Ingatlah bahwa Setan tidak membuat perjajian sebelum mencobai!)
  • Apakah “Pedang Roh” saya telah diasah dan “Perisai Iman” saya kuat?

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s