Tamat…

1 Samuel 31

Saul mengeraskan hatinya terhadap TUHAN sepanjang sisa hidupnya. Orang yang dulunya dipilih dan digunakan oleh Tuhan sekarang telah menempatkan dirinya pada posisi menolak Tuhan dan digunakan oleh Setan. Kejatuhannya disempurnakan dengan cara matinya. Tragedi!

Bagaimana dengan kehidupan saya? Apakah saya secara konsiten sedang menolak Tuhan atau hidup bergantung sepnuhnya kepada Tuhan?

Saya memilih hidup bersama dengan Tuhan. Ada damai sejahtera di sana. Sukacita. Pengampunan. Pengharapan.

Pagi hari ini saya serahkan hidup saya seluruhnya kepada Yesus dan mengundang Roh Kudus untuk menguasai kehidupan saya hari ini.

Doa saya, “Tuhan, terimalah saya apa adanya. Jadikan saya sesuka-Mu.”

Sent from my iPad

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s