Hati yang Suci

2 Samuel 1

Daud punya alasan bersuka cita atas kematian Saul. Pertama, musuh yang selalu mengejar untuk membunuhnya telah tewas. Kedua, jalan menuju singgasana sudah terbuka lebar. Ketiga, Tuhan telah bertindak atas dia atas musuh-musuhnya tanpa dia perlu menggunakan tangannya sendiri. Tetapi Daud memilih untuk berduka.

Saya tidak mengerti! Saya heran, terhenyak dan merasa tertampar atas tindakan Daud.
Kasih Yonatan padanya dan kasihnya pada Yonatan lebih besar dari kejahatan yang telah dilakukan oleh Saul terhadapnya. Dia menghormat Saul sebagai pemengang otoritas kerajaan bangsa Israel dan orang yang diurapi sehingga dia marah jika ada orang kafir berani membunuhnya. Daud berduka atas kegagalan umat pilihan Tuhan mengalahkan musuhnya yang kafir. Bagi Daud, Tuhan jauh lebih penting dan berharga dan berada di atas kepentingan pribadinya. Dia memiliki hati Tuhan yang tidak bersuka atas penghukuman tetapi mencintai pertobatan.

Saya merasa jauuuuuuh dari sempurna. Saya malu terhadap diri saya di hadapan Tuhan. Saya mau bertobat dari dosa mementingkan diri. Saya mengundang Roh Kudus untuk menolong saya menjaga kemurnian hati saya dan hidup benar di hadapan Tuhan dan manusia hari ini.

Sent from my iPad

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s