Seperasaan – LA

1 Petrus 3:8-12 [Kasih dan Damai]

Dalam kehidupan sosial, saya diingatkan kembali untuk menjaga keharmonisan hubungan dengan sesama. Salah satunya adalah “seperasaan”. Seperasaan berasal dari kata Satu Perasaan. Saya dapat merasakan apa yang dirasakan orang lain. Mampu memahami perasaan orang lain memerlukan kebijaksanaan dan hikmat surga. Saya tidak akan mungkin mampu untuk memahami perasaan orang lain, bila saya tidak memiliki kebijaksanaan dan hikmat dari Surga.

Saya pun diingatkan kembali, bahwa Tuhan tidak pernah menciptakan saya untuk mencaci maki, untuk membalas kejahatan, karena sejak awal saya diciptakan dan dibentuk untuk memberi dan menerima berkat. Tetapi kenapa sekarang saya bisa melakukan hal jahat bahkan saya bisa membalas caci maki dengan caci maki? Saya harus bertobat dan kembali kepada rencana semula Allah terhadap hidup saya. Rencana Allah adalah agar saya menjadi pembawa kasih dan damai kepada sesama.

Hari ini saya mau untuk melatih diri saya agar dapat memahami perasaan orang lain. Saya tidak berkesal hati bila rekan kerja saya berlambat-lambat menyelesaikan tugas yang saya beri. Saya akan mencoba memahami perasaan mereka dan kesibukan mereka. Mungkin ini dapat membuat saya lebih panjang sabar dalam menghadapi sesama. Saya pun akan mencoba memahami mereka yang tidak dapat bekerja dan berpikir secepat saya dan menghindari persungutan karenanya.

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s