Kasih kepada saudara – LA

I Yohanes 2:1-27 [Kristus pengantara kita; Perintah yang baru; Antikristus; Anak-anak Allah]

Bila saya mengenal Allah, maka saya akan menuruti perintah-perintah-Nya. Pagi ini ada dua perintah Allah yang ditujukan untuk saya, yaitu:

1. Mengasihi saudaraku

2. Jangan mengasihi dunia (keinginan mata, daging, dan keangkuhan hidup/prestige).

Tuhan tidak menyuruh saya untuk mengasihi saudara saya yang baik saja. Apapun keadaan saudara saya, saya harus tetap dapat mengasihinya. Lalu siapakah saudara saya? Saudara mencakup saudara kandung, sepupu, kerabat, kenalan, ataupun kelompok. Kasih saya kepada saudara-saudara saya mencerminkan pengenalan saya akan Kristus. Bila saya tidak mengasihi saudara saya, maka berarti saya tidak mengakui Yesus yang adalah Kristus, dan menurut Rasul Yohanes saya tergolong ANTIKRISTUS.

Bila saya mengenal dan mengakui Kristus, maka sayapun tidak akan mengasihi dunia dengan segala yang ada di dalamnya, yaitu keinginan mata dan daging. Apapun yang ada di dunia ini yang memikat mata saya, memikat selera saya, yang tujuannya hanya untuk memuaskan mata, memuaskan keinginan badani saya, ataupun untuk sebagai penunjuk status sosial, hal tersebut tidak pantas untuk saya, karena hal-hal tersebut tidak berasal dari Bapa.

Hari ini Allah berjanji kepada saya akan memberikan hidup kekal bila saya mengakui Dia sebagai Kristus. Dan saya akan menghidupkan kehidupan Kristus, menunjukkan penurutan yang tulus dalam tugas-tugas saya hari ini supaya selalu menjadi berkat dalam pekerjaan saya.

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s