Berpaut pada-Nya

Ulangan 30

Tuhan berjanji untuk memberkati, memelihara dan memulihkan! Syarat dan ketentuannya sederhana, “dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya.”

Tetapi hal yang sederhana dan jelas ini sering dibuat menjadi rumit dan kabur! Kerumitan karena memiliki 2 tuan. Kabur terhadap apa yang benar dan salah. Manusia termasuk saya sibuk mencari sesuatu yang “lebih baik” yang ternyata hanya ilusi.

Ternyata, sukacita saya adalah sukacita Tuhan. Kebahagiaan saya menjadi kebahagiaan-Nya juga. Oleh sebab itu “TUHAN, Allahmu, akan melimpahi engkau dengan kebaikan dalam segala pekerjaanmu, dalam buah kandunganmu, dalam hasil ternakmu dan dalam hasil bumimu, sebab TUHAN, Allahmu, akan bergirang kembali karena engkau dalam keberuntunganmu, seperti Ia bergirang karena nenek moyangmu dahulu.”

Terlalu bodoh kalau saya menolak segala yang terbaik dan terindah yang sudah disediakan Tuhan buat saya. Saya memilih dengan sukacita dan keyakinan untuk berpaut pada-Nya.

Sent from my iPad

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s