Menyenangkan Hati TUHAN

Bilangan 28

Adalah hal yang paling membahagiakan jika saya dapat menyenangkan hati Tuhan. Membuat Tuhan tersenyum adalah pengalaman yang terdahsyat yang manusia dapat alami. Tapi sayangnya banyak yang tidak tahu caranya.

Alkitab menjelaskannya dengan tandas: “Dengan setia dan pada waktu yang ditetapkan haruslah kamu mempersembahkan persembahan-persembahan kepada-Ku sebagai santapan-Ku, berupa korban api-apian yang baunya menyenangkan bagi-Ku.”

Asap yang naik hasil korban dibakar melambangkan doa. Doa yang dilayangkan dengan teratur merupakan hal yang menyenangkan Tuhan. Sudahkan saya berdoa secara teratur?

Tetapi Tuhan hanya berkenan kepada asap dari korban bakaran. Ia tidak berkenan kepada asap kayu apalagi asap knalpot bis. Dia hanya berkenan pada asap korban bakaran. Korban bakaran melambangkan Yesus tetapi di Perjanjian Baru, baca Roma 12:1, Tuhan mau diri yang dikorbankan. Bagaimana cara saya mengorbankan diri? Dengan cara menyangkal diri. Tuhan mau kedirian saya dimatikan secara rutin setiap hari supaya Yesus yang dapat hidup di dalam diri saya, baca Galatia 2:20.

Wow, betapa jauhnya saya menyimpang dan mempunyai persepsi yang salah selama ini. Saya memilih bertobat hari ini. Dengan kuasa Tuhan, saya menyangkal diri setiap hari dan berdoa secara teratur.

Sent from my iPad

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s