Pertobatan yang sepenuhnya – LA

Ezra 9-10

Bangsa Israel telah pulang ke Yerusalem untuk membangun kembali kota kudus itu agar Allah tetap bersemayam bersama mereka. Namun selagi mereka berada di pembuangan, bangsa itu (termasuk para imam dan orang Lewi) sudah kawin campur dengan anak2 perempuan bangsa lain. Dan hal ini menjadi kekejian di mata Tuhan, karena melalui perkawinan campur itulah, berhala-berhala masuk ke dalam rumah-rumah mereka.

Ezra berkabung, berpuasa, menangis dan berdoa mengaku dosa kepada Tuhan karena dosa ini. Dan akhirnya, atas kehendak Allah, dia menyuruh setiap laki-laki yang telah kawin dengan perempuan asing untuk mengusir perempuan itu beserta seluruh anak-anaknya.

Pertobatan akan selalu menuntut saya agar berpisah dengan dunia. Perpisahan akan selalu menyertai pertobatan. Bila oleh karena pertobatan, saya harus meninggalkan sesuatu yang telah hidup bersama-sama dengan saya cukup lama, sesuatu yang sangat saya sayangi, apakah saya mau melakukannya?

Doa: Tuhan kuatkah hatiku hari ini untuk meninggalkan kepentingan diri dan kehebatan diri saya agar pertobatan saya sempurna di mata-Mu. Amin.

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s