“JANGAN MENJADI BATU SANDUNGAN BAGI ORANG LAIN”

Perikop : Matius 17:22-27

Matius 17:(27) Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, …"

Bisa dibayangkan, secara logika bagaimana Yesus yang adalah Tuhan membayar bea Bait Allah. Dan ternyata Yesuspun memang sudah membayar, tetapi masih ditagih lagi dan Yesuspun membayar kembali.

Mengapa Yesus membayar kembali? Oleh karena Dia tidak mau menjadi batu sandungan bagi orang lain.

Seringkali bilaman itu terjadi kepada saya bisa jadi saya akan berdebat oleh sipenagih karena saya sudah membayar dan walaupun secara logikanya saya tidak perlu bayar lagi, namun pelajaran kali ini Yesus ingin menegur saya buat apa saya melakukan itu semua bilamana itu akhrinya menjadi batu sandungan bagi orang lain.

Dan terlebih hal yang menurut saya benar itu, karena saya pertahankan dan terjadi perdebatan yang seharusnya tidak perlu, bisa jadi tidak membawa orang pada kebenaran tetapi justru menjadi batu sandungan bagi orang lain.

Artinya saya perlu hati-hati dalam bertindak dan mempertahankan pendapat walaupun itu benar.

Ya Tuhan ajarlah saya untuk bersikap dan berbicara, agar itu tidak menjadi batu sandungan bagi otang lain. Amin

Salam Sejahtera

AND

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s