Disaat inilah Saya Harus Meninggalkan Pengetahun Saya

Lukas 5:1-11

Simon sedang berada dalam situasi yg lelah dan kecewa pada saat itu. (Ayat 5) Pekerjaannya telah membuat dia kecewa. Dia tidak mendapatkan apa-apa, meskipun dia sudah bekerja sepanjang malam. Tetapi, ketika Yesus datang dan menyuruh dia melakukan sesuatu, dia MENURUT.

Simon bukanlah seorang yg baru malam itu menjala ikan. Dia sudah berpengalaman. Namun demikian, ketika Yesus menyuruh Dia melakukan sesuatu yg menurut pengalamannya TIDAK MUNGKIN akan terjadi, Simon menurut. Pada akhirnya, dia mendapatkan hasil yg luar biasa banyaknya. (Ayat 7) Kalau pada saat itu, Simon tidak menurut perkataan Yesus dengan berpatokan pada pengalamannya, mujizat ini tidak akan terjadi.

Kemudian, Simon tersungkur di hadapan Yesus. Dia berkata : “Tuhan pergilah dari padaku, karena aku seorang berdosa.” Walaupun dia pada saat itu berkata agar Tuhan pergi dari hadapannya, tapi Simon tetap berada di kaki Yesus. Ungkapannya tersebut tidak berarti bahwa dia benar-benar ingin Yesus pergi darinya, tetapi itu merupakan bukti atas rasa ketidaklayakan Simon untuk menerima berkat dari Yesus. Tetapi, setelah itu Yesus berkata “Janganlah takut mulai sekarang engkau akan menjala manusia.”

Aplikasi buat saya pribadi adalah di dalam kehidupan saya mungkin seringkali saya merasa kecewa dengan usaha saya sendiri, sudah mencoba berkali-kali tapi tetap gagal. Ketika Yesus berbicara kepada saya lewat bacaan Alkitab, khotbah di Gereja, dll, untuk melakukan sesuatu, saya cenderung tidak menurut karena perpikir saya telah melakukannya, tapi gagal.

Hari ini, saya belajar ketika ingin mengalami mujizat Yesus, saya tidak boleh melihat pengalaman gagal/buruk di masa lalu, yg bisa membuat saya tidak percaya, menurut saja, seperti Simon.

Pelajaran kedua, sebelum saya menjadi pengabar injil saya harus memiliki kerendahan hati seperti Simon. Pada saat dia mendapatkan berkat yg luar biasa dari Tuhan, dia tidak merasa bangga ataupun berpikir “Saya memang layak mendapatkan ini, karena sudah bekerja sepanjang malam.”, tetapi Simon datang tersungkur dengan penuh kerendahan hati kepada Yesus.

Komitmen : Saya akan lebih percaya dan menurut kepada Yesus daripada pengalaman buruk saya di masa lalu. Dan saya atas bantuan Roh Kudus, akan belajar utk lebih rendah hati.

-Elvira Takasanakeng-

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s