“ 1+1=1”

Perikop : Matius 19:1-12

Matius 19:(6) Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”

Maraknya aksi kawin cerai ternyata bukan hanya tren pada masa kini, dizaman Yesuspun kawin cerai merupakan hal yang biasa. Bahkan itu sudah ada sejak zaman Musa. Yesuspun kembali menjelaskan latar belakang pernikahan bahwa itu berasal dari Tuhan sehingga apa yang sudah disatukan oleh Tuhan tidak boleh diceraikan oleh manusia. Karena memang Tuhan tidak pernah menganjurkan adanya perceraian.

Untuk itu pernikahan adalah peleburan dua insane menjadi satu artinya pasangan itu tidak dapat dipisahkan, apa yang dirasakan oleh suami harusnya dirasakan juga oleh istri, kebahagiaan istri adalah juga kebahagiaan suami dan begitu seterusnya karena mereka adalah satu. Sebagai suami sudah seharusnya saja juga berprinsip hal yang sama dimana istri saya adalah bagian dari hidup saya yang tidak dapat dipisahkan kecuali oleh maut. Begitu juga halnya dengan hubungan saya dengan Tuhan. Karena hubungan itu diperumpamakan seperti pengantin artinya sudah seharusnya saya menjadi satu dengan Yesus. Kalau hubungan suami dan istri dapat dipisahkan oleh maut tetapi hubungan dengan Yesus tidak dapat dipisahkan bahkan oleh maut sekalipun.

Janji Tuhan : Bahwa dia akan memberkati pernikahan yang kudus.

Ya Tuhan ajarlah saya untuk menahkodai bahtera rumah tangga saya agar saya dapat membawa rumah tangga saya kepadaMu karena saya tahu hanya Engkaulah Kapten Nahkoda sejati. Amin.

Salam Sejahtera
AND

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s