Kudus dan Najis

Imamat 7

Tuhan mengajarkan perbedaan kudus dan najis. Semua yang didedikasikan untuk Tuhan adalah kudus. Hal yang kudus tidak boleh bersentuhan dengan hal yang najis karena akan menjadi najis. Puji Tuhan, selalu ada solusi untuk setiap masalah.

Tuhan telah memanggil saya menjadi “umat yang kudus”. Artinya saya tidak boleh bersentuhan lagi dengan hal-hal najis dan kenajisan. Betapa kudus dan sucinya saya harus dan sepantasnya hidup. Kalau karena kemanusiaan saya jatuh, Tuhan Yesus adalah jalan keluar dari masalah dosa.

Doa: “Terima kasih Tuhan untuk panggilan-Mu bagi saya untuk hidup kudus. Sanggupkan saya hidup dalam kekudusan-Mu mulai sekarang.”

Sent from my iPad

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s