“ORANG KAYA VERSUS MASUK SURGA”

Perikop : Matius 19:16-26

Matius 19:(21) Kata Yesus kepadanya: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”

Aku sudah melakukan semua perintahMu Tuhan, apalagi yang kurang? Demikianlah perkataan dari orang kaya kepada Yesus. Lalu Yesus pun menyambut pertanyaan tersebut; “juallah hartamu lalu datanglah kemari dan ikutlah Aku.” Dan sedihlah hati orang kaya itu lalu berbalik 180% pergi dan meninggalkan Yesus.

Apa yang salah untuk menjadi kaya? Karena firman Tuhan mengatakan bahwa engkau adalah kepada dan bukan ekor, yang artinya seringkali umat Tuhan menduduki posisi yang baik dan mendapatkan penghasilan yang baik pula sehingga efek dari dia mengikut Tuhan bisa jadi dia akan menjadi orang kaya. Dan banyak sekali umat-umat Tuhan yang kaya, contohnya Abraham, Ayub, Yakub, Ishak dan masih banyak lainnya yang hartanya cukup banyak dan melimpah.
Ya memang tidak ada yang salah untuk menjadi kaya, saya melihat pelajaran ini bahwa kekayaan bukanlah untuk dikejar dan diraih serta menjadi fokus umat Tuhan, tetapi kekayaan adalah satu efek samping dari bagaimana seseorang itu setia kepada Tuhan.

Saya melihat orang kaya itu memang setia didalam mengikuti 10 hukum Tuhan tetapi untuk memberi bantuan sosial dan memberi bantuan kepada orang miskin sepertinya orang kaya tersebut bisa diartikan adalah orang kaya yang “Pelit.” Untuk itu dia tidak dapat merespon dengan baik panggilan Yesus, oleh karena itu bukan kebiasaan dia untuk memberi tetapi kebiasaannya adalah untuk menerima dan menerima. Akhirnya dia lupa mengapa dia menjadi orang kaya, dia lupa dari mana asal kekayaannya tersebut, dan dia lupa perintah Tuhan bukan hanya 10 hukum tetapi ada perintah yang lainnya yang perlu dia turuti.

Orang kaya akan sulit masuk surga bilamana fokusnya hanya terhadap harta bukan kepada Yesus.
Memberi adalah suatu karunia yang harus dikembangkan bagi setiap umat Tuhan, agar dengan demikian nama Tuhan yang ditinggikan melalui penyaluran berkat tersebut. Dan memang untuk itulah berkat itu dicurahkan kepada umatNya agar umat-umatNya menjadi tangan kanan Tuhan didalam menyalurkan berkat tersebut.

Jadilah orang kaya didalam Tuhan dan salurkanlah berkat itu kepada orang lain.

Semoga bilamana Tuhan mengijinkan saya menjadi orang kaya, biarlah Tuhan memberikan karunia untuk memberi kepada saya, agar saya dapat menjadi saluran berkat bagi orang lain dan saya lebih cinta Yesus daripada cinta harta. Amin

Salam Sejahtera
AND

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s