Kejarlah Hikmat Sampai Engkau Mendapatkannya

Amsal 3:1-26 => “Kejarlah Hikmat Sampai Engkau Mendapatkannya”

(1) Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku,

(2) karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkannya kepadamu.

(3) Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu,

(4) maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia.

(5) Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

(6) Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

(7) Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan;

(8) itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu.

(9) Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu,

(10) maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.

(11) Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya.

(12) Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.

(13) Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian,

(14) karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.

(15) Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya.

(16) Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.

(17) Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata.

(18) Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia.

(19) Dengan hikmat TUHAN telah meletakkan dasar bumi, dengan pengertian ditetapkan-Nya langit,

(20) dengan pengetahuan-Nya air samudera raya berpencaran dan awan menitikkan embun.

(21) Hai anakku, janganlah pertimbangan dan kebijaksanaan itu menjauh dari matamu, peliharalah itu,

(22) maka itu akan menjadi kehidupan bagi jiwamu, dan perhiasan bagi lehermu.

(23) Maka engkau akan berjalan di jalanmu dengan aman, dan kakimu tidak akan terantuk.

(24) Jikalau engkau berbaring, engkau tidak akan terkejut, tetapi engkau akan berbaring dan tidur nyenyak.

(25) Janganlah takut kepada kekejutan yang tiba-tiba, atau kepada kebinasaan orang fasik, bila itu datang.

(26) Karena Tuhanlah yang akan menjadi sandaranmu, dan akan menghindarkan kakimu dari jerat.

Bahan Renungan

Pada saat saya sebagai anak mengingat dan memegang ajaran dan nasihat yang diberikan oleh orang tua, maka hal tersebut akan membuat umur saya panjang dan hidup saya akan sejahtera (Ams 3:1-2). Tetapi apakah cukup hanya menurut kepada orang tua saja? Tidak.

Berdasarkan firman Tuhan di dalam perikop ini, disampaikan bahwa apabila saya juga bisa tetap percaya dan setia kepada Allah dan juga sesama manusia, niscaya saya akan disenangi oleh Allah dan manusia (Ams 3:3-4). Betapa sempurnanya kehidupan ini dengan keseimbangan hubungan yang saya peroleh baik kepada Tuhan maupun kepada sesama manusia.

Lalu benarkah perilaku curang, tamak dan serakah akan mendatangkan keuntungan yang besar bagi kehidupan saya mengingat ada begitu banyak orang yang menikmati hasil dari perbuatan jahatnya? Sekali-kali tidak, justru dengan mentaati Tuhan dan menjauhi kejahatan akan menjadi obat penyembuh bagi tubuh dan penyegar jiwa saya (Ams 3:5-8).

Memuliakan Tuhan melalui harta dan hasil pertama dari penghasilan saya pun merupakan salah satu bentuk kesetiaan kepada Tuhan dan Tuhan akan memberkatinya (Ams 3:9-10). Jika saya melakukan kesalahan, maka Tuhan akan menghardik saya supaya saya tidak menyimpang dari jalanNya (Ams 3:11-12).

Apakah yang harus saya kejar supaya saya bisa memperoleh kebahagiaan? Hikmat dan pengertianlah yang menjadi kunci utama (Ams 4:13). Apakah kelebihan memiliki hikmat?

1. Keuntungannya melebihi keuntungan perak dan emas (Ams 4:14).

2. Lebih berharga dari batu permata, apapun yang saya inginkan tidak dapat menyamainya (Ams 4:15).

3. Memberikan umur panjang, kekayaan dan kehormatan (Ams 4:16).

4. Membuat hidup bahagia dan sejahtera (Ams 4:17-18).

5. Hidup terpelihara, indah dan menyenangkan (Ams 4:19-22).

6. Dapat berjalan dengan aman dan tidak akan tersandung (Ams 4:23).

7. Tidur tanpa merasa takut dan nyenyak sepanjang malam (Ams 4:24).

8. Tidak takut kepada bencana yang datang tiba-tiba karena hal itu hanya akan melanda orang-orang jahat (Ams 4:25).

9. Tuhan akan menjaga dan tidak akan membiarkan terperosok ke dalam perangkap (Ams 4:26).

Tuhan, bantu saya untuk tidak tergoda dengan segala penarikan dunia, tetapi biarlah hikmat yang berasal dari Engkau boleh hamba peroleh sehingga langkah kaki hambaMu ini tetap terjaga di jalan yang telah Engkau sediakan.

Wassalam,

Frank

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s