Kalangan Separatif – LA

Hakim-hakim 12

Yefta berhasil mengalahkan bani Amon sehingga bangsa Israel sekali lagi luput dari tangan musuhnya. Kemenangan yang telah diperoleh harusnya disyukuri oleh bangsa Israel. Namun tidak demikian yang terjadi pada Yefta. Suku Efraim protes krn tidak diajak berperang melawan bani Amon padahal menurut Yefta, dia sudah mengajak suku Efraim namun mereka tidak mau. Entah siapa yang benar diantara mereka, Yefta atau suku Efraim. Bangsa Efraim ingin agar nama mereka tercatat sebagai pahlawan. Padahal seharusnya, suku Efraim tidak perlu mempermasalahkan hal sepele tsb, krn kemenangan yang diperoleh Yefta bukan untuk Yefta pribadi tetapi untuk seluruh bangsa Israel.

Kemenangan tidak selalu membawa rasa syukur. Akan timbul pihak2 yang tidak mensyukuri kemenangan yang telah didapatkan. Orang-orang yang lebih memperhatikan ‘siapa yang memenangkan’ dari pada kemenangan itu sendiri.

Saat saya memperoleh kemenangan, akan muncul orang-orang dari kalangan separatif yang menentang. Dan orang-orang tersebut adalah berasal dari dalam, dari group saya, dari keluarga saya, dari gereja saya, dari orang-orang yang saya bela, yang saya perjuangkan.

Tuhan, kuatkan saya untuk menghadapi kalangan separatif ini yang pasti akan selalu ada di sekeliling saya. Amin.

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s