Patuh kepada Raja (Pemerintah)

Pkh 8:2-8



(2) Patuhilah perintah raja demi sumpahmu kepada Allah.

(3) Janganlah tergesa-gesa pergi dari hadapannya, janganlah bertahan dalam perkara yang jahat, karena ia berbuat apa yang dikehendakinya.

(4) Karena titah raja berkuasa; siapakah yang akan mengatakan kepadanya: “Apakah yang baginda buat?”

(5) Siapa yang mematuhi perintah tidak akan mengalami perkara yang mencelakakan, dan hati orang berhikmat mengetahui waktu pengadilan,

(6) karena untuk segala sesuatu ada waktu pengadilan, dan kejahatan manusia menekan dirinya.

(7) Sesungguhnya, ia tak mengetahui apa yang akan terjadi, karena siapakah yang akan mengatakan kepadanya bagaimana itu akan terjadi?

(8) Tiada seorangpun berkuasa menahan angin dan tiada seorangpun berkuasa atas hari kematian. Tak ada istirahat dalam peperangan, dan kefasikan tidak melepaskan orang yang melakukannya.

Bahan Renungan

Pemerintah merupakan pemegang tampuk kekuasaan atas suatu negara dan mengatur seluruh denyut nadi dan sendi-sendi kehidupan yang tercakup maupun terkait di dalamnya.

Lalu bagaimanakah saya menentukan sikap terhadap pemerintah:

1. Mematuhi, tetapi jika bertentangan dengan prinsip kebenaran Tuhan maka hindari dan menjauhlah dari padanya.

2. Arif, tahu kapan dan bagaimana mentaati perintah.

Semoga saya bisa menjadi warga negara yang baik, walaupun pemerintah kadangkala menghasilkan peraturan yang tidak baik, maka saya tidak boleh membalasnya dengan melakukan hal yang tidak baik juga karena hal ini akan mendukakan hati Tuhan.

Salam,

Frank

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s