Hidup tidak benar = 0

1 Raja-raja 15-16

Ada raja Abiam, Asa di Yehuda dan Raja Nadab, Baesa, Ela, dan Zimri di Israel. Seharusnya seorang raja digantikan oleh anaknya ataupun keturunannya setelah wafat. Namun tidak demikian dengan pergantian raja-raja di Yehuda dan Israel. Saat Nadab menjadi raja, Baesa dari kaum Isakhar membunuhnya dan kemudian menggantikannya. Saat Ela (anak Baesa) memerintah, ia dibunuh oleh kepala panglimanya, Zimri, yang menggantikan dia menjadi raja berikutnya. Saat seorang raja dibunuh, biasanya seluruh anggota keluarganya (minimal anak laki-lakinya) akan dibunuh juga. Bahkan Zimri membunuh semua kerabat dan teman-teman Ela. Kenapa mereka melakukan pembunuhan itu? Adalah karena mereka takut apabila keturunan yang lain membalaskan dendam dan mengancam kelangsungan takhta yang sudah direbutnya. Lalu apakah yang terjadi dengan Baesa? Dia merampas takhta dari Nadab dan membunuh semua keluarga Nadab. Apakah kekuasaan Baesa abadi? Apakah benar demikian? Tidak! Raja yang manapun, bila tidak hidup benar di hadapan Tuhan, tidak akan kekal kekuasaannya. Walaupun dengan strategi membunuh semua musuh2nya, Tuhan akan bangkitkan musuh yang lain yang akan meruntuhkan kekuasaan orang yang tidak hidup benar di hadapan-Nya.

Sekeras apapun saya menjaga kekuasaan, harta benda, kejayaan, yang ada pada saya saat ini, tidak ada yang akan tinggal kekal bila saya tidak hidup benar di hadapan Tuhan.

Tuhan, tolong saya untuk selalu hidup takut akan Engkau. Saya mau hidup bagi-Mu, bagi Kemuliaan-Mu saja. Amin

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s