Jerih Payah Dalam Kasih

Wahyu 2:1 – 8

Ternyata Tuhan memperhatikan jerih payah, ketekunan dan kesungguh-sungguhan umat-Nya melayani Dia di bumi ini. Tuhan dengar tangisan penderitaan manusia dan memahami keterbatasan kemampuan fisik manusia. Tidak ada satu pun yang luput dari perhatian-Nya.

Pada saat sama, kepada Jemaat Efesus dan kepada saya serta semua manusia yang hidup di zaman ini, Tuhan mengingatkan bahwa semua yang saya lakukan untuk Tuhan harus berlandaskan kasih. Tanpa kasih, semua pelayanan yang saya lakukan dan semua penderitaan yang saya tanggung oleh karena nama-Nya adalah sia-sia! Justru sebenarnya saya sedang berada dalam kondisi kelam dan Tuhan menasihatkan untuk bertobat.

Mulai hari ini, semua motivasi mementingkan diri, ingin dikenal, ingin dihargai, ingin dihormati dan semua yang berfokus ke diri… dalam nama Yesus, harus enyah dari hidup saya. Saya harus bertobat dan jika saya tidak bertobat maka terang akan diambil dari saya dan saya tinggal dalam kegelapan tanpa pengharapan.

Doa: “Bapa, ini saya yang berdosa. Tolong saya untuk menyangkal diri saya. Selubungi saya dengan kasih-Mu. Tolong saya menang melawan dosa dan kuasanya. Terima kasih untuk hidup kekal be rsama Yesus yang telah Engkau sediakan bagi saya. Amin.”

Sent from my iPad

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s