Nama Baru

Wahyu 2:12 – 17

Bagi beberapa suku, ada tradisi memberikan nama yang ada artinya. Nama itu semacam doa dan harapan karena setiap kali nama itu disebutkan maka harapan atas pembawa nama itu disebutkan. Orang Yahudi mempunyai tradisi yang sama. Bahkan mereka mempunyai tradisi mengubah nama karena perubahan status. Abram yang tidak mempunyai anak menjadi Abraham yang artinya bapa segala bangsa, Yakub menjadi Israel, Saulus menjadi Paulus dan sebagainya.

Apapun nama saya sekarang, yang menyatakan kondisi saya sekarang, Tuhan ingin ubah menjadi nama yang baru. Nama ini berkaitan tentang perjuangan iman saya untuk tetap setia kepada Tuhan pada saat yang lain berbalik kepada Tuhan. Setia kepada Tuhan dalam hal-hal kecil bahkan setia sampai mati. Nama ini sangat istimewa, hanya Tuhan dan saya yang mengetahuinya karena “hanya kami berdua” yang tahu betapa beratnya tantangan tetapi kasih karunia-Nya yang menyanggupkan saya.

Doa: “Bapa, terima kasih untuk hal indah dan luar biasa yang Engkau telah sediakan. Terima kasih untuk pergumulan yang Engkau ijinkan sebagai sekolah bagi saya untuk memperbaiki tabiat saya. Kuatkan saya untuk setia kepada-Mu sampai kematian datang. Amin.”

Sent from my iPad

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s