Surat Kepada Jemaat Filadelfia: Yang Terlemah di Antara yang Lemah

Wahyu 3:7 – 13

Kalau ada orang di dunia ini merasa sangat lemah dan sendirian, orang itu tidak sendirian. Inilah kondisi Jemaat Filadelfia. Tuhan peduli dan sangat mengasihi jemaat yang lemah ini maka Tuhan pun pasti mengasihi setiap orang yang lemah dan tak berdaya.

Tuhan tahu bahwa orang yang merasa tidak berdaya cenderung menjadi apatis oleh sebab itu Yesus menyatakan diri-Nya sebagai “Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.” Wow, kalau Oknum seperti itu yang berfirman, apalagi yang harus dikhawatirkan?

Perintah Yesus berfirman agar jemaat ini “menuruti firman-Nya, tidak menyangkal nama-Nya dan tekun menantikan Dia.”

Saya memilih untuk menuruti firman-Nya, tidak menyangkal nama-Nya dan tekun menantikan Dia karena Dia mengasihi saya dan telah menyediakan hidup dan nama baru bagi saya.

Doa: “Bapa, terima kasih untuk simpati-Mu atas keadaan saya yang tidak berdaya dan empati-Mu untuk kelemahan-kelemahan saya. Terima kasih untuk kasih-Mu yang tidak berkesudahan. Sanggupkan saya untuk menuruti firman-Mu, tidak menyangkal nama-Mu dan tekun menantikan Engkau. Amin.”

Sent from my iPad

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s