Celaka yang Pertama

Wahyu 9:1 – 12

Belalang berkeluaran dari bumi seperti kalajengking dan diberi kuasa untuk menyiksa manusia yang tidak memiliki meterai Allah pada dahi mereka. Siksaan itu begitu menyakitkan sehingga mereka ingin mati tetapi mereka tidak bisa mati!

Menakutkan? Ya! Ada solusi? Ya, meterai Allah di dahi. Apa meterai Allah di dahi? Dahi adalah pikiran, apa yang paling sering saya pikirkan? Kalau saya menjadikan Allah hal utama dan terbesar yang saya pikirkan, Allah akan termeterai di pikiran saya. Kalau Facebook yang paling menjadi pusat perhatian pikiran saya, Facebooklah yang termeterai di pikiran saya.

Hari ini saya memilih menjadikan Allah yang utama dan terutama dalam pikiran saya dan biarlah saya termeterai olehnya. Inilah satu-satunya cara lolos dari celaka yang pertama ini.

Bapa: “Bapa, terimakasih telah memaparkan apa yang akan terjadi bagi umat-Mu. Saya bersyukur Engkau telah menyediakan solusi bagi saya. Ampuni saya karena selama ini bukan meterai-Mu yang di dahi saya. Saya ijinkan Engkau menguasai dan menjadi hal utama di pikiran saya. Meteraikan saya. Jadikan saya umat-Mu mulai hari ini. Amin.”

Selamat menjalani hari-hari bekerja yang penuh berkat.

Sent from my iPad

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s