Ditipu oleh Dosa

1 Yoh 1:1-4 =>Allah Sumber Terang

(1) Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup–itulah yang kami tuliskan kepada kamu.

(2) Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.

(3) Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.

(4) Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.

(5) Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan.

(6) Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran.

(7) Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.

(8) Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.

(9) Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

(10) Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita.

Bahan Renungan

Pada saat saya menyatakan bahwa saya takut akan Allah tetapi masih menghidupkan kebiasaan-kebiasaan gelap, maka saya tidak melakukan kebenaran. Saya sebenarnya menipu diri sendiri dan membuat Allah seakan-akan menjadi pendusta bagi orang lain.

Sudah menjadi sifat dasar manusia apabila melakukan kesalahan, maka hal pertama yang akan dilakukan adalah membela diri dan mengkambinghitamkan orang lain. Sangat sulit untuk mengakui bahwa saya sudah melakukan kesalahan, maafkan saya.

Allah akan memberikan pengampunan jika saya mau mengakui dosa dan akan menyucikan saya dari segala kejahatan yang saya perbuat. Saya harus sanggup untuk meninggalkan perbuatan-perbuatan dosa. Jika saya tetap melakukan dosa, maka lama kelamaan hati nurani saya akan menjadi tumpul sehingga kuasa kegelapanlah yang akan menaungi hidup saya selanjutnya.

Biarlah Allah sudi menolong saya tetap teguh di dalam kebenaran dan meninggalkan kebiasan-kebiasaan dosa supaya saya bisa menjadi terang dimana pun saya berada. Semoga Tuhan memberkati.

Shalom,

Frank

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s