Berhati-hatilah dalam mengucapkan permohonanmu – LA

1 Samuel 8

Bangsa Israel menginginkan seorang raja untuk memimpin mereka. Tidak ada yang salah dengan keinginan mereka. Tapi Allah (melalui Samuel) telah memberi peringatan akan ‘plus dan minus’ kehadiran seorang raja. Namun mereka tidak mengindahkannya. Mereka tetap pada keinginan untuk memiliki seorang raja. Apa tanggapan Allah akan hal ini? Allah berkata bahwa keinginan ini merupakan suatu bentuk penolakan terhadap pemerintahan Allah (kehendak Allah).

Apa yang saat ini saya inginkan? Apa yang saat ini saya mohonkan dalam doa? Saya perlu berhati-hati, jangan sampai keinginan saya ini merupakan suatu bentuk penolakan terhadap kehendak Allah. Itulah sebabnya saya menyadari, betapa pentingnya mengakhiri segala bentuk permohonan saya dengan kata-kata “kehendak Tuhanlah yang jadi!”.

Doa: Biarlah kehendak Tuhan yang jadi pada saya hari ini! Berikan saya hati yang kuat untuk tunduk kepada kehendak-Mu ya Allah! Amin.

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s