Tanpa Yesus, Saya Tetap Menjadi Orang Berdosa

Bilangan 19

Pengorbanan lembu betina berwarna merah menjadi abu dan digunakan untuk membuat air pentahiran. Dan air ini digunakan untuk mentahirkan orang yang tidak tahir akibat melakukan sesuatu seperti kena mayat, dll.

Pertanyaan saya siapa yang mentahirkan orang tersebut? Air pentahirankah? Atau korban lembu merah tersebut?
Tentu saja oleh karena korban itu. Tanpa korban, air itu akan tetap menjadi air. Korban itulah yang melambangkan Yesus.

Demikian juga dengan hidup saya, seringkali dengan banyaknya saya melakukan pelayanan, penginjilan, aktif dikegiatan gereja, punya kedudukan di gereja, menjadi missionary, saya merasa saya sudah layak, dengan melakukan itu semua saya berpikir maka otomatis dosa saya akan diampuni.

Tapi Pelajaran hari ini membuka mata saya bahwa bukan karena perbuatan saya dosa saya diampuni tetapi oleh karena pengorbanan Yesus dikayu saliblah saya ditahirkan dari dosa. Tanpa Yesus, saya hanyalah orang yang berdosa yang siap untuk dihukum.

Renungan bagi saya: kalo semua karena Yesus, apa yang perlu saya sombongkan? Motif apa yang ada pada saat saya melakukan semua pelayanan itu? Untuk kepujian diri sendirikah? Atau untuk kemuliaan Tuhan Yesus? Kalo semua karena Yesus, siapakah saya?

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s