Reformasi Ian

Yosua 5:1-12

Setelah menyeberang sungai yordan dan sebelum menduduki negeri perjanjian, bangsa itu melakukan sunat dan juga merayakan Paskah.
Setelah bangsa itu disunat, walaupun sakit, Tuhan menghapus "cela Mesir" dari bangsa itu. Dan setelah itu mereka juga merayakan Paskah dengan menikmati hasil dari negeri itu untuk yang pertama kalinya. Disamping mengingatkan bangsa itu akan pengorbanan Anak Domba Allah, Tuhan ingin mereka juga menyadari bahwa selama ini mereka melewati segala rintangan dan halangan dengan kuasa Tuhan dan tuntunanNya.

Ini juga yang Tuhan ingin umat-umatNya pelajari bahwa walaupun sudah dibaptis, diperlukan juga reformasi iman dimana umat-umatNya disunat hatinya (Ulangan 10:16, Roma 2:29) walaupun akan terasa sangat sakit dan menyedihkan, ijinkanlah Imam Besar Yang Agung itu menyunat hati umatNya karena tanpa sunat tidak boleh umatNya mengikuti perayaan perjamuan Paskah (Ulangan 12:48) yang Yesus telah siapkan didalam kerajaanNya disurga.

Pelajaran bagi saya:
Apakah saya mengijinkan Imam Besar Yang Agung itu menyunat hati saya? Apakah saya rela meninggalkan dosa kesayangan saya walaupun itu akan terasa sakit dan pedih? Apakah saya akan biarkan pedang yang bermata dua itu yaitu Firman Tuhan untuk mereformasi iman saya?

Leave a comment

Filed under Meditasi Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s